Cara Mudah Atasi Masih Mendengkur Saat Terapi CPAP

Ngorok atau mendengkur adalah salah satu gejala utama yang diharapkan hilang dengan pemakaian terapi CPAP. Namun, beberapa pemula kerap mengalami kendala masih munculnya suara ngorok saat menggunakan terapi CPAP.

Masih mendengkur saat terapi CPAP tidak hanya mengganggu tapi juga menandakan bahwa terapi CPAP yang dijalani masih belum memberikan manfaat maksimal. Namun, tenang saja karena masalah ini dapat kamu atasi dengan cara mengatasi masih mendengkur saat terapi CPAP berikut ini.

Cara Kerja Terapi CPAP

Mari lebih dulu mengenal bagaimana cara kerja terapi CPAP agar kamu dapat memahami dengan jelas penyebab kenapa kamu masih mendengkur saat terapi CPAP. Jangan khawatir, karena cara kerja terapi CPAP cukup sederhana dan mudah untuk dimengerti.

Sleep apnea terjadi ketika otot-otot saluran napas mengendur saat tidur sehingga menyebabkan jaringan lunak (lidah dan amandel) jatuh menutupi saluran napas. Jaringan lunak tidak jatuh secara tiba-tiba melainkan secara perlahan-lahan. Ketika saluran napas belum sepenuhnya tertutup, sedikit udara yang masuk dapat menggetarkan uvula dan menimbulkan suara mendengkur.

Terapi CPAP bekerja dengan memberikan dorongan tekanan udara untuk membuka saluran napas dan menjaga jaringan lunak tersebut tetap pada tempatnya. Sehingga, apabila terapi CPAP berhasil maka seharusnya suara mendengkur juga ikut hilang karena tidak ada sumbatan apapun lagi di saluran napas.

 

Tidak melakukan sleep hygiene adalah salah satu penyebab masih ngorok saat terapi CPAP.

Penyebab Masih Mendengkur Meski Sudah Terapi CPAP

Masih munculnya suara ngorok saat terapi CPAP menandakan ada kendala yang menyebabkan terapi kamu tidak berjalan dengan maksimal. Kendala ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini:

Pengaturan Tekanan Udara Kurang Kuat

Tingkat keparahan sleep apnea berbeda antara satu orang dengan yang lain, karena itu besar tekanan udara yang diperlukan juga tidak sama. Tekanan rendah mungkin sudah cukup untukmu karena memiliki sleep apnea ringan, tapi teman kamu bisa saja membutuhkan tekanan yang lebih tinggi karena mengalami sleep apnea kategori berat.

Masih mendengkur meski sudah menggunakan terapi CPAP bisa terjadi karena tekanan udara kurang kuat sehingga saluran napas gagal terbuka dan ngorok tetap terjadi. Hal ini dapat dipastikan dengan melihat nilai AHI pada laporan hasil terapi CPAP. Kamu dapat menghubungi dokter atau penyedia layanan terapi seperti Resindo Medika untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Terjadi Kebocoran Udara

Selain tekanan udara yang kurang kuat, penyebab masih mendengkur saat terapi CPAP juga bisa disebabkan karena terjadinya kebocoran udara. Kebocoran udara adalah istilah yang digunakan ketika udara dari mesin CPAP tidak sepenuhnya masuk ke saluran napas melainkan terbuang keluar lewat mulut atau celah masker yang tidak terpasang dengan benar.

Pasien Tidak Menerapkan Sleep Hygiene

Selain pengaturan mesin, kamu juga perlu menerapkan sleep hygiene untuk memperoleh hasil maksimal terapi CPAP. Waktu tidur yang berantakan, sering bergadang, tidak berolahraga, maupun mengkonsumsi kafein, nikotin, dan alkohol menjelang waktu tidur dapat membuat kondisi tubuh cenderung mudah mengalami gejala sleep apnea dan terapi CPAP kurang maksimal.

 

Masih ngorok saat terapi CPAP bukan berarti terapi kamu gagal melainkan masih bisa diperbaiki.

 

Cara Mengatasi Masih Ngorok Saat Terapi CPAP

Setelah memahami penyebab masalah yang kamu alami, kamu bisa menerapkan cara mudah mengatasi masih ngorok saat terapi CPAP berikut ini:

Sesuaikan Ulang Tekanan Udara

Tekanan udara yang kurang kuat tercermin dari nilai AHI yang masih tinggi (lebih dari 5) dan dapat diatasi dengan menambah besar tekanan yang diberikan. Dokter maupun RPSGT (ahli tidur tersertifikasi) dapat memberikan rekomendasi tekanan yang sesuai untukmu.

Di Resindo Medika kamu juga bisa mendapatkan laporan hasil terapi CPAP secara berkala sehingga keberhasilan terapi CPAP kamu bisa lebih terpantau. Apabila kamu mengalami kendala atau merasa masih mendengkur saat terapi CPAP, kamu bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan tim Resindo Medika.

 

Sesuaikan masker untuk mengatasi kebocoran udara saat terapi CPAP (all images belong to it’s respective owner).

 

Atasi Kebocoran Udara

Kebocoran udara akibat mulut terbuka dapat diatasi dengan menggunakan masker full face yang menutup area mulut dan hidung maupun menggunakan chin strap (penahan dagu). ResMed AirFit F20 adalah salah satu jenis masker full face yang bisa kamu coba. Masker ini memiliki bentuk silikon fleksibel yang dapat fit dengan berbagai ukuran dan bentuk wajah.

Selain itu, kamu juga bisa memperhatikan keterangan mask fit pada mesin CPAP untuk memastikan masker sudah terpasang dengan benar dan tidak ada udara yang bocor. Bila kamu masih terus mengalami kebocoran udara meski sudah mengencangkan masker, mungkin ada partisi masker yang perlu diganti.

Kamu bisa menghubungi Resindo Medika untuk mendapatkan panduan seputar ukuran masker yang tepat serta bagaimana cara menggunakan masker dengan benar agar tidak terjadi kebocoran udara.

Terapkan Sleep Hygiene

Sleep hygiene adalah kegiatan untuk mengusahakan pola tidur sehat dengan konsisten seperti menetapkan waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari, tidak bergadang, rutin berolahraga, tidak tidur siang lebih dari 30 menit, dan menghindari konsumsi kafein, nikotin dan alkohol mendekati malam hari.

Sleep hygiene dapat membantu tubuh mengeliminasi penyebab-penyebab yang memperburuk kondisi sleep apnea sehingga terapi CPAP yang sedang dijalani dapat memberikan hasil maksimal. Sleep hygiene bukanlah sebuah pilihan melainkan hal yang memang perlu dilakukan untuk mendukung keberhasilan terapi CPAP.

Kesimpulan

Mengalami kendala pada awal pemakaian terapi CPAP adalah hal yang wajar. Tetap jaga konsistensi terapi dan lakukan tips-tips di atas agar terapi CPAP yang kamu jalani tidak sia-sia dan bisa memberikan hasil maksimal.

Resindo Medika adalah distributor resmi ResMed di Indonesia yang memberikan layanan pendampingan pasien lifetime (seumur hidup). Kamu bisa mendapatkan laporan hasil terapi CPAP secara berkala untuk memastikan bahwa terapi yang kamu jalani sudah maksimal. Layanan ini gratis khusus untuk seluruh member Resindo Medika.

Sekian artikel mengenai cara mudah mengatasi masih mendengkur saat terapi CPAP. Semoga membantu!

× How can I help you?