Sleep Apnea Surgery: Jenis, Risiko, dan Tingkat Keberhasilan

Operasi untuk sleep apnea adalah pilihan yang perlu dipertimbangkan secara matang. Meski bukan pilihan pertama, operasi dapat menjadi solusi efektif bagi pasien yang tidak dapat mentoleransi CPAP atau yang memiliki kelainan anatomi yang jelas sebagai penyebab obstruksi.

Kapan Operasi Dipertimbangkan?

  • Pasien yang tidak dapat mentoleransi terapi CPAP setelah mencoba berbagai masker
  • Kelainan anatomi yang jelas: amandel sangat besar, septum bengkok, rahang sangat kecil
  • Anak dengan sleep apnea sedang-berat akibat pembesaran amandel dan adenoid
  • Pasien yang menginginkan solusi lebih permanen

Jenis Operasi Sleep Apnea

UPPP (Uvulopalatopharyngoplasty)

Mengangkat jaringan berlebih dari langit-langit lunak, uvula, dan amandel. Tingkat keberhasilan (penurunan AHI ≥50%): 40–60%. Pemulihan: 2–3 minggu.

Septoplasti dan Reduksi Turbinat

Memperbaiki septum hidung yang bengkok dan mengurangi turbinat membengkak untuk memperbaiki aliran udara. Tingkat keberhasilan sebagai prosedur tunggal: 20–30%. Pemulihan: 1–2 minggu.

Produk Unggulan

ResMed AirSense 10 Autoset

CPAP otomatis terbaik ResMed — menyesuaikan tekanan setiap napas untuk terapi yang tepat dan nyaman sepanjang malam.

Lihat Produk Konsultasi Gratis

Tonsilektomi dan Adenoidektomi

Sangat efektif pada anak. Tingkat keberhasilan: 70–90% pada anak, 25–40% pada dewasa. Pemulihan: 1–2 minggu.

Maxillomandibular Advancement (MMA)

Operasi besar yang memajukan rahang atas dan bawah untuk memperbesar saluran napas secara menyeluruh. Tingkat keberhasilan tertinggi: 85–95%. Pemulihan: 6–12 minggu.

Hypoglossal Nerve Stimulation

Menanamkan perangkat yang menstimulasi saraf lidah untuk mencegah kolaps saluran napas. Tingkat keberhasilan: 60–70%. Pemulihan: 2–3 minggu.

Risiko Umum Operasi

Potensi komplikasi meliputi perdarahan, infeksi, reaksi anestesi, kegagalan prosedur, dan kekambuhan setelah beberapa tahun. Diskusikan risiko spesifik dengan dokter THT atau bedah maksilofasial sebelum memutuskan.

Coba Ini Sebelum Memutuskan Operasi

Sebelum operasi, pastikan sudah mencoba: berbagai jenis masker CPAP (full face, nasal, nasal pillow), penurunan berat badan yang signifikan, perubahan posisi tidur, dan oral appliance. Resindo Medika dapat membantu mengevaluasi semua pilihan non-bedah sebelum merujuk ke dokter bedah yang tepat.

Interested in learning how sleep apnea care can help?

Contact Resindo Medika today to schedule your consultation.

What do you think?

Related Articles